jump to navigation

Workshop Gerakan Internet Sehat dan Citizen Journalism LDII – MUI – Depkominfo April 3, 2010

Posted by ldiikotamalang in Uncategorized.
add a comment

Internet sudah menjadi media yang masuk ke segmen anak-anak. Potensi dan resiko Internet perlu menjadi perhatian orang tua. Melimpahnya informasi internet menjadi kekhawatiran tersendiri bagi orang tua.

Berbagai usaha dilakukan untuk menanggulangi dampak negatif dari pengaruh internet.  Salah satu usaha pemerintah dalam hal ini dipromotori oleh Depkominfo yaitu Gerakan Internet Sehat.  Program tersebut di followup oleh DPP LDII dengan melaksanakan Workshop Internet Sehat dan Citizen Journalism  yang diselenggarakan di Pondok Wali Barokah Kediri mulai tanggal 1 April sampai 4 April 2010. Acara tersebut dilaksanakan atas kerjasama LDII, MUI Jatim dan Depkominfo .

Peserta GIS adalah perwakilan dari tiap-tiap DPD LDII se- Jawa Timur dan perwakilan guru pondok pesantren LDII. Antusiasme peserta sangat tinggi terlihat dari partisipasi peserta di tiap sesi kegiatan selalu datang tepat waktu dan mengikuti acara mulai pukul 05.00 sampai pukul 23.00.

Pada hari pertama acara diisi oleh Bapak Joko Purwono dari Depkominfo. Materi yang lain di hari pertama yaitu Security Facebook, Membuat Blogger, WordPress. Hari kedua tidak kalah menarik, di sesi pertama diisi pembuatan e-Commerce oleh Mas Toriq. Materinya mantap dan cara penyampaiannya step by step sehingga peserta bisa mengikuti dengan baik. Bahkan beliau menyertakan ebook sehingga walaupun kami ketinggalan masih bisa mengikuti dengan membaca ebook-nya (Bravo mas Toriq….. ^_^). Selanjutnya jam 9.00 Ketua MUI Jatim tiba dan beliau berkenan menyampaikan materi dakwah dengan media Internet.Acara tidak berakhir disitu, setelah materi dari MUI jatim dilanjutkan e-Commerce lanjutan sampai pukul 17.30.

Advertisements

Panduan Agar Anak Anda Aman Menggunakan Internet April 2, 2010

Posted by ldiikotamalang in Internet sehat.
add a comment

Biaya internet yang semakin murah didukung beberapa terobosan yang dilakukan oleh pemerintah telah membuat internet semakin populer di setiap keluarga Indonesia.Tidak ada yang memungkiri Internet telah menjadi sumber informasi bagi seluruh anggota keluarga. Di perkirakan dalam beberapa tahun kedepan pengguna Internet di Indonesia akan menembus angka 50 Juta Pengguna.

Banyaknya pilihan provider internet membuat koneksi internet menjelajah jauh masuk ke dalam banyak rumah keluarga Indonesia yang alhasil mempermudah pengenalan internet pada anak.

Akses informasi yang kaya tersebut harus disadari bagaikan pedang bermata dua, Internet merupakan sarana edukasi yang menyenangkan bagi anak, namun di satu sisi dapat juga menjadi akses bagi anak untuk mengetahui informasi yang tidak sesuai dengan umur mereka. Belum lagi kemungkinan anak untuk berinteraksi dengan orang asing yang tidak Ia kenal yang dapat membahayakan anak kita.

Banyak tips untuk melindungi anak kita dari hal-hal negative yang ada internet; berikut satu diantaranya yang dapat anda dapatkan dari situs FBI : A Parent’s Guide to Internet safety.

Dalam situs tersebut diinformasikan indikasi kemungkinan anak anda berada dalam bahaya penggunaan Internet :

  • Anak anda mengabiskan waktu yang lama untuk online terutama di malam hari
  • Anda menemukan materi Pornography di komputer anak anda
  • Anak anda sering melakukan / menerima panggilan telephone dari orang yang tidak anda kenal dan sering diantaranya merupakan panggilan jarak jauh
  • Anak anda menerima hadiah, surat dari orang yang tidak anda kenal
  • Dengan cepat anak anda mematikan monitor atau mengganti layar pada saat anda mendekat.
  • Menarik diri dari Keluarga
  • Menggunakan account online yang bukan miliknya.

Apa yang harus anda lakukan untuk meminimalisir anak resiko anak anda akan bahaya di Internet :

  • Komunikasikan secara terbuka akan bahaya yand terdapat di internet termasuk eksploitasi seks.
  • Sempatkan waktu bersama anak anda untuk mengetahui tempat-tempat favorite mereka di Internet
  • Tempatkan komputer di tempat terbuka dimana seluruh anggota keluarga dapat mengakses dan melihatnya, jangan di kamar anak. Penyalahgunaan internet terutama yang bebau pornograpy dan pelecehan sexual terhadap anak akan sulit dilakukan jika ada anggota keluarga secara tidak langsung turut mengawasi akses internet anak.
  • Selalu kendalikan akses account online anak anda dan cek secara acak email mereka.Informasikan pada anak akan hal ini dimuka secara terbuka dan utarakan alasan kenapa anda melakukannya.
  • Arahkan agar anak anda bertanggung jawab atas akses online mereka, banyak hal-hal menarik selain chatting rooms.
  • Usahakan agar anda juga memiliki pengetahuan akan fasilitas keamanan dari komputer-komputer online yang sering diakses anak anda selain dirumah.
  • Mengertilah, meskipun anak anda memang berkenan untuk mengakses ataupun terlibat akan hal-hal yang berbau pornography mereka sebenarnya adalah seorang korban.
  • Perintahkan anak anda untuk:
    1. Jangan pernah bertemu tatap muka dengan orang yang mereka temui secara online
    2. Jangan pernah untuk memberikan photo mereka kepada orang yang secara personal tidak mereka kenal atau pada forum layanan online.
    3. Jangan pernah untuk memberikan data pribadi seperti alamat rumah, sekolah, nomor telephone.
    4. Mengunduh gambar / file dari sumber yang tidak diketahui karena kemungkinan ada hal-hal yang berbau pornography.
    5. Untuk tidak meresponse forum, posting yang bersifat menyerang, menghina, dan sifat negatif lainnya.
    6. Membuat anak anda mengerti bahwa apa yang ia dapat secara on-line belum tentu kebenarannya.

Bahaya ada dimana saja dilingkungan sekitar anak kita. Dengan mendidik anak kita dan memberikan pengertian akan bahaya diinternet, mudah-mudahan kita dapat memastikan internet sebagai sebuah sumber informasi yang sangat kaya dan berguna bagi perkembangan mereka.

Internet Sehat: Resiko berinternet April 2, 2010

Posted by ldiikotamalang in Internet sehat.
add a comment

Materi yang Tidak Layak.

Anak-anak, murid dan kita bisa saja mendapatkan atau menemukan (sengaja maupun tidak) materi-materi yang tidak layak. Materi-materi tersebut misalnya materi pornografi, seksual, kebencian, rasisme, kejahatan, kekerasan perilaku ataupun hal-hal lain yang sifatnya menghasut untuk melakukan aktifitas yang berbahaya atau ilegal. Seseorang bisa saja secara tidak sengaja kesasar ke situs-situs negatif.

Hal tersebut lantaran banyak situs-situs yang menggunakan nama domain / alamat yang menarik, atau bisa juga karena situs-situs tersebut mengelabui search engine melalui teknologi meta-tags. Salah satu cara untuk menghadapi resiko ini adalah dengan memasang parental software.

Pelecehan Fisik dan Non Fisik.

Meskipun resiko ini termasuk jarang, tetapi tetap saja perlu diwaspadai. Ketika di Internet, bisa saja seseorang memberikan informasi ataupun merencanakan sesuatu yang beresiko pada keselamatan dirinya maupun keselamatan anggota keluarga yang lain. Seorang anak / murid bisa tanpa sengaja menerima e-mail, melakukan chat di sebuah chat room ataupun membaca pesan di mailing-list yang isinya merupakan pelecehan seksual, perendahan diri/martabat, ataupun pertengkaran debat kusir. Resiko ini mungkin tidak berpengaruh dalam keselamatan diri, tetapi dapat berdampak pada rasa percaya diri seorang anak / murid.

Dalam beberapa kasus, para pelaku paedofilia kerap menggunakan sarana komunikasi privat untuk membangkitkan keberanian calon korbannya untuk melakukan pertemuan face-to-face. Aktifitas atau percakapan yang menggunakan sarana komunikasi privat tersebut, seperti private chat, instant messaging dan e-mail, tidak dapat diketahui oleh orang lain selain melalui melalui layar monitor si pelaku dan si calon korban. Salah satu cara untuk menghadapi resiko ini adalah dengan tidak mempedulikan segala e-mail atau ajakan private chat dari orang-orang yang tidak dikenal betul.

Pelanggaran Privasi.

Baik orang dewasa maupun anak-anak memiliki hak untuk mendapatkan privasi di Internet. Apapun tentang dirinya, semisal nama, usia, alamat rumah, sekolah, dan sebagainya, adalah urusan pribadi anak tersebut dan keluarganya. Tidak seorang pun, termasuk perusahaan ternama sekalipun, yang berhak mendapatkan informasi data diri seseorang tanpa sepengetahuan dan seijin orang tersebut atau orang tua anak-anak tersebut.

Terkadang kebocoran privasi ini berkaitan apabila kita mengisi formulir online untuk mendapatkan layanan tertentu atau karena ketika berkomunikasi melalui e-mail atau chat room. Salah satu cara untuk menghadapi resiko ini adalah dengan tidak sejujurnya memberikan data-data pribadi yang dapat mengidentifikasikan diri kita, semisal nama lengkap, tanggal lahir, alamat, nomor telepon, dan lain-lain.

Madat, Alkohol, Rokok dan Judi.

Beberapa situs, newsgroup dan mailing-list mengandung informasi yang menyarankan pembacanya untuk menggunakan madat, merokok ataupun meminum minuman beralkohol. Banyak pula situs-situs yang menyediakan fasilitas judi secara online, baik yang menggunakan uang asli maupun hanya untuk sekedar simulasi saja. Dalam beberapa kasus, situs judi tersebut dapat beroperasi secara legal berdasarkan hukum yang mengatur di tempat situs tersebut secara fisik berada, tetapi secara umum perjudian tersebut dapat dilakukan oleh siapapun darimanapun, termasuk dari tempat yang secara legal melarang adanya perjudian. Kebanyakan situs judi meminta data-data kartu kredit ataupun cek untuk mentransfer dana tertentu sebelum bisa mengikuti permainannya. Salah satu cara untuk menghadapi resiko ini adalah dengan memasang parental software.

Situs Pribadi.

Fasilitas di Internet memungkinkan bagi anak-anak, murid dan remaja untuk membuat sendiri situs pribadi mereka, tanpa dipungut biaya apapun. Jika seorang anak / murid membuat sebuah situs pribadi, sangatlah penting bagi orang tua / guru untuk sering berkunjung ke situs tersebut guna melihat isinya. Pastikan bahwa anak / murid tidak menayangkan informasi pribadi, foto ataupun hal lainnya yang dapat mengidentifikasikan dirinya. Termasuk pastikan pula bahwa isi situs pribadi tersebut tidak akan menimbulkan masalah bagi anak / murid di rumah/ sekolah ataupun sesuatu yang melanggar hukum, berbahaya ataupun merugikan pihak lain.

Situs pribadi juga harus menghindari pelanggaran terhadap hak atas kekayaan intelektual, dengan cara tidak menayangkan materi-materi yang dilindungi oleh hak cipta tanpa seijin pemegang hak cipta tersebut. Salah satu cara untuk menghadapi resiko ini adalah dengan mengetahui apakah anak / murid kita memiliki sebuah situs pribadi atau tidak. Tanyakanlah alamat situsnya kepada mereka. Jika jawabannya tidak memuaskan, cobalah mencari melalui search engine dengan cara mencari berdasarkan keyword data-data diri anak, semisal nama, alamat, nomor telepon, nama sekolah ataupun nama sahabat atau teman dekat anak tersebut.
.

Ruang Publik.

Newsgroup, forum, bulletin board, mailing-list dan chat room adalah ruang publik di Internet yang memungkinkan setiap orang untuk bertukar informasi, ide, resep, tips, cerita, foto dan banyak hal lainnya. Ada ribuan ruang publik yang isinya positif, semisal pendidikan, hobi, olahraga, hiburan, agama dan lain sebagainya. Tetapi banyak pula yang isinya negatif dan tidak layak bagi anak, murid dan remaja. Waspadailah setiap ruang publik yang dikunjungi oleh anak-anak dan murid kita. Tekankan pula kepada anak / murid untuk tidak gegabah merespon setiap pesan di dalam ruang publik. Karena secara umum, ketika kita merespon sesuatu di ruang publik, kita tidak hanya merespon kepada seseorang saja, tetapi menyebarkan pula respon kita tersebut ke setiap orang yang tengah berada di dalam ruang publik tersebut. Apapun yang ditulis olrh seorang anak / murid di Internet dapat dibaca oleh setiap orang.

Artikel-artikel Seri Internet Sehat – Dicopy dan disebarluaskan dari : http://www.ictwatch.com/cyberwise/

Internet Sehat Untuk Anak-anak April 2, 2010

Posted by ldiikotamalang in Internet sehat.
add a comment

Jika berbicara tentang internet, sekarang sudah tidak asing lagi, dari yang anak-anak, orang muda, sampai ke orang tua, sudah hampir semua orang hampir menggunakannya.

Apalagi ditambah dengan aplikasi social network seperti facebook misalnya. Tetapi dengan itu akan timbul sejuta manfaat dan dan sejuta negatif. Malah mungkin jika digunakan orang yang salah akan lebih banyak sisi negatifnya dari pada sisi positifnya.

Dibawah ini ada beberapa tips untuk mencegah hal-hal negatif dari internet terhadap anak.
Pertama, dampingilah anak di bawah umur selama mengakses internet.

Sebaiknya Tempatkan komputer di ruang yang mudah diawasi serta beri pembatasan waktu menggunakan internet.

Kedua, ajarkan perilaku internet yang sehat kepada anak. Jelaskan secara gamblang, aturan penggunaan internet di rumah.

Ketiga, orangtua harus ikut masuk ke dalam interaksi anak di dunia maya, misalnya berteman dalam Facebook anak dan selalu mengontrol aktivitas anak dalam Facebook.

Periksa siapa saja teman-teman anak. Sebaiknya anak diberi HP yang tidak ada fasilitas internet.

Selain langkah-langkah pencegahan seperti diatas, dapat juga dengan dengan melakukan pemasangan software pengaman yang akan membatasi anak untuk tidak mengakses situs atau gambar yang tidak layak. Selahkan downloadnya di  http://www.k9webprotection.com dan http://www.kidrocket.org.